Cara Untuk Komen
Untuk Meninggalkan Komen..Korang Klik Pada Title Pada Post Yang Korang Nak Komen Dan Korang Akan Lihat Ruangan Komennya Ada Dibawah
Blog Archive
-
▼
2010
(195)
-
►
April
(19)
- kawan2 aq y hampeh
- CompTIA A+ Certification
- Siapa Curang ? ?
- Gambar Yang Mampu Menipu Pandangan Mata
- Kek Kukus Lagi =)
- Kek Coklat Kukus
- Rindu =(
- Coba Kau Bayangkan - The Dance Company
- Dengar Bisikku by The Rain
- Lirik Lagu Rasa Ini - Vierra
- lirik lagu Mojacko versi Melayu
- Kain Kapan Buruk
- Karangan
- alamak...
- KALAU ANDA FIKIR ANDA MASIH ISLAM
- FADHILAT SURAH AL-KAUTHAR
- Konsert Wali Band
- Gambar Telur Keluar Dari Ovari
- Ragam Rakyat Malaysia
-
▼
March
(140)
- Ingat Macam Bom Tangan
- Cerita Seram di Bukit Putus
- MunGKin SelaMA niE Ada Yang TaK PErasan...
- KenALi PErsONaliti AnDa & AnAk Anda
- Mengandung ? ? ?
- Kenali Rahsia Tali Lalat Anda
- Dua kualiti dalam bidang perubatan
- 20 cara Untuk Jadikan Roommate Korang Gila
- Lelaki Hamil..!!!
- Nenek Kesayangan
- hurm~~~
- Amy Search tangguh pembedahan demi Konsert Suatu M...
- Kereta Bentley Flying Spur AC Mizal
- Benjy Ditahan Semula Buat Kali Ke-2
- Gambar Artis Xsenonoh
- kembali ke poli..again
- Aku Tak Suka Kau....
- Resepi Ayam Goreng Rempah Tak Kunjung Tiba
- Kisah Si Koboi Yang Hampeh
- Hawa Tertipu
- Kapal Terbang Xpasang Aircond
- Asal Usul Singapura Versi 2
- Asal Usul Singapura Versi 1
- Great Competition
- Antara Kerja Dan Kain
- Pantun Nasihat Membawa Berkat
- PeribaHasA kaRam sinGh waLia yg x karam
- Nadiku – Sabhi Saddi
- Lirik Lagu Ku Bukan Aku - Tilu
- Saintis Katak
- Spesifikasi Couple
- Bijirin
- Can-Ni ball
- Lagu: KAU ROTIKU Artis: NAWIE
- Lagu: MAWAS Artis: KRA
- Hang Tuah 7 Bersaudara
- Surat Putus Cinta Versi Speaking London
- Siti Nurhanim Aziz Tidak Ditahan Polis (JAIS Apa C...
- Anak Yang Baik
- ' P ' Mana ? ?
- Beli Bangkai
- Pencuri Merapu
- Unta Minta Upah
- Kubur Diatas Tanah
- Perompak Bas Kilang
- Ayang vs Abang...Sape yg salah?? (Surat Untuk Aban...
- Ayang vs Abang...Sape yg salah?? (Surat Untuk Ayan...
- Mana Surat Tue ?
- Kacang
- Mengapa Portugis Tak Menawan Utara Tanah Melayu ?...
- Petai Punya Pasal
- Ujian Darah
- Kisah Semasa Dating
- Profesional Muda
- Silap Nombor Punya Pasal
- Kali Pertama
- Thank Tou Seven
- Peristiwa Di KLCC
- Mengintip Malam pertama
- Seman Si Mat Rempit
- Pantun Ikut Sleng Negeri Di Malaysia
- Asal Usul Elektrik
- Kisah Malam Pertama ( 18 sx)
- Mat Punk
- Paling Bersih
- Ayam Panggang
- Kalau Sampai Ipoh
- Tetamu Yang Tak Diundang
- Sakit Jiwa
- Wanita Dan Lelaki Tua
- Isteriku Bawak Sial
- Ada Untung Woooo ! ! !
- Kemalangan
- Pak Pandir Di Lebuhraya
- Don't Worry
- Drakula
- Kenapa Gula - Gula Getah Di Haramkan Di Singapura ...
- To Make You All Laugh
- Awas ! ! Pelancong Malaysia Ke Bali
- Guru Di Malaysia Belum Bersedia Ajar Pendidikan Se...
- Ulat Keluar Dari Tubuh Belajar
- Anak Kambing Bertubuh Manusia ! !
- Salah Tafsir
- Ayam Macho
- Zaman Berkembar
- Kisah Dua Hantu
- Papa Dan Mama
- Salah Rendam
- Tiga Sekawan
- Abang Aku Selalu Buat
- Datang Bulan
- Isteriku Liza
- Tiga Anak Dara
- Bogel
- Jelingan Ayah
- Lawatan Kosong Di Jasin Municipal Council
- Jawatan Kosong Amanah Ikhtiar Malaysia
- Jawatan Kosong Di Kementerian Pertahanan
- Jawatan Kosong Mada
- Jawatan Kosong
- Menunggang Harimau Di Tengah Malam
- Dialog Rasulullah SAW Dengan Iblis Laknatullah
- Kisah Benar Daripada Seorang Perogol
- Menantu Hantu
- Asal Nama Negeri Pahang
- Kentut
- Ragam Orang Dan Kahwin
- Teruna Dan Dara
- Atuk Dan Cucunya
- Hantu Tali Gantung
- Kuda Makan Rumput
- Kebenaran Siksa Kubur - Peringatan daripada Allah...
- Haramkan Pemakaian Tudung
- Kentut Yang Seram
- Big apple =)
- Makhluk Asing Dan Agkasawan
- Pengakuan KISAH BENAR banduan rogol anak sendiri
- Lepas Halimah Jongang, sambung pula Fatimah Juling...
- Awas Dengan Budak Ni
- Orang Perempuan Suka Cakap Macam Ni...
- Influenza CG - Jerat Cinta Di Internet
- Tip Mengetahui Pasangan Tipu Atau Tidak
- Warning ! ! ! 18 tahun keatas sahaja (18sx)
- Fakta Pelik Mengenai Jerung
- Sedekah/Sadaqah
- Solat Subuh di Masjid
- CAHAYA MUKA NABI S.A.W.
- Kisah Malang Saiful
- Babi Kebulur Di Bukit Antarabangsa
- Monyet oH Monyet
- Bukan Semua Benda Boleh Buat Laporan Polis
- Pelancong Cina Vs Pengarah Filem
- Tip Untuk Penjenayah
- Gadis Sengal Tahap Cipan
- Amin Slumber
- Sup Ketam Penawar Denggi
- Mayat Senyum
- Bahasa Inggeris
- Cik Yam Dan Cik Bu
- Alahai Sengau
-
►
April
(19)
Sunday, March 7, 2010
Pada suatu hari ada seorang yang paling kaya dalam kampungku telah membuat satu jamuan makan yang sangat besar, dihidangi dengan makanan yang sedap-sedap dan lazat. Akan tetapi dia hanya menjemput orang-orang yang besar dan kaya-kaya sahaja samada dari kampung yang sama dan juga dari kampung yang bersebelahan.
Walau bagaimana sekalipun aku berazam untuk turut hadir dalam majlis jamuan itu, walaupun dengan apa cara sekalipun. Jadi si tuan rumah yang kaya raya tadi telah memberitahu kepada khadam yang menjaga pintu agar memastikan setiap para jemputan yang hadir mestilah menunjukkan kad jemputan. Siapa yang tidak membawa kad jemputan yang telah di edarkan, jangan di izinkan masuk. Maka aku pun mendapat satu jalan iaitu aku mengambil sehelai kertas putih dan aku lipatkan seakan-akan lipatan surat. Aku pun pergi ke rumah orang kaya tadi, sampai di pintu rumah dengan seberapa cepat yang boleh aku berjalan dan berkata kepada si penjaga pintu: “Buka... buka laluan!... aku membawa sekeping surat yang penting untuk tuan rumah”
Aku terus masuk ke dalam rumah dan aku dapati bahawa di hadapanku sekarang ini terhidang satu juadah yang amat sedap lagi lazat. Tanpa berlengah terus aku menerkamnya, aku makan semampu yang boleh dan kemudian sambil aku makan, aku serahkan kertas yang aku katakan surat tadi kepada tuan rumah. Dia pun mengambilnya, setelah dilihat terus dia berkata kepadaku dengan pelik: “Mana dia surat tu, ini kertas putih kosong, langsung tak ada apa-apa tulisan?” Aku menjawab dengan mulutku yang penuh dengan makanan: “Oh... minta maaflah wahai tuan, sebenarnya aku datang ke sini tadi dalam keadaan yang tergesa-gesa sehinggakan aku tidak sempat untuk menulis surat ini terlebih dahulu, jadi minta maaflah!”.


Walau bagaimana sekalipun aku berazam untuk turut hadir dalam majlis jamuan itu, walaupun dengan apa cara sekalipun. Jadi si tuan rumah yang kaya raya tadi telah memberitahu kepada khadam yang menjaga pintu agar memastikan setiap para jemputan yang hadir mestilah menunjukkan kad jemputan. Siapa yang tidak membawa kad jemputan yang telah di edarkan, jangan di izinkan masuk. Maka aku pun mendapat satu jalan iaitu aku mengambil sehelai kertas putih dan aku lipatkan seakan-akan lipatan surat. Aku pun pergi ke rumah orang kaya tadi, sampai di pintu rumah dengan seberapa cepat yang boleh aku berjalan dan berkata kepada si penjaga pintu: “Buka... buka laluan!... aku membawa sekeping surat yang penting untuk tuan rumah”
Aku terus masuk ke dalam rumah dan aku dapati bahawa di hadapanku sekarang ini terhidang satu juadah yang amat sedap lagi lazat. Tanpa berlengah terus aku menerkamnya, aku makan semampu yang boleh dan kemudian sambil aku makan, aku serahkan kertas yang aku katakan surat tadi kepada tuan rumah. Dia pun mengambilnya, setelah dilihat terus dia berkata kepadaku dengan pelik: “Mana dia surat tu, ini kertas putih kosong, langsung tak ada apa-apa tulisan?” Aku menjawab dengan mulutku yang penuh dengan makanan: “Oh... minta maaflah wahai tuan, sebenarnya aku datang ke sini tadi dalam keadaan yang tergesa-gesa sehinggakan aku tidak sempat untuk menulis surat ini terlebih dahulu, jadi minta maaflah!”.


